|
Written by Sita Maharani - Trijaya fM Yogyakarta
|
|
Wednesday, 17 February 2010 20:56 |
|
SLEMAN – Trijaya FM Yogyakarta, Ketua PP Muhammadiyah Prof. Dr. Yunahar Ilyas LC, menyatakan nikah siri sudah memenuhi persyaratan hukum islam yang tidak dicatatkan di KUA. Secara umum menurutnya nikah siri lebih banyak merugikan kaum perempuan karena tidak adanya jaminan hukum. “Jika suaminya tiba-tiba pergi, nanti tidak bisa menuntut ke pengadilan, anaknya tidak bisa menuntut hak waris dari orangtuanya,” terang Yunahar (Rabu, 17 Pebruari 2010). MUI sendiri menurut Yunahar sangat berhati-hati membuat fatwa nikah siri. Fatwa MUI menyebutkan nikah siri sah, tapi kharam jika menimbulkan mudhorot. Yunahar sendiri berpendapat, nikah siri tidak baik dan tidak menguntungkan sehingga seharusnya pemerintah melakukan sosialisasi tentang pentingnya pencatatan. Jika ada yang nikah siri seharusnya diminta untuk mencatatkannya di KUA, tidak perlu nikah ulang. Dan jika tidak mau mencatatkan juga baru mereka mendapatkan sanksi administratif. Sanksi hingga pidana bagi pelaku nikah siri menurut Yunahar terlalu jauh. “Kalau mau mempidanakan, pidanakan pelacuran dulu. Ada prioritaslah, kan ada pelacuran, pezinahan, kumpul kebo yang jelas-jelas tidak sah, kenapa tidak itu dulu,” kata Yunahar. |
|
Read more...
|
|
Written by Daru Waskita - Trijaya FM Yogyakarta
|
|
Sunday, 14 February 2010 21:15 |
|
YOGYAKARTA – Trijaya FM Yogyakarta, Ganasnya gelombang Pantai Parangritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menelan korban. 7 pelajar dari MTs AR Rasyid, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat hilang saat mereka mandi dilaut. Sedangkan 13 yang lainnya yang juga turut mandi dapat diselamatkan oleh 10 anggota Tim Sar Pantai, Parangtritis. 7 siswa kelas IX MTs AR Rasyid yang hilang dan hingga saat ini masih dilakukan pencarian tim sar Pantai Parangtritis diantaranya Regi Prasetyo, Aditya Achmad, Agus Aq Rojani, Dede Rian, Endi, Anggi dan Anugrah. Sedangkan 13 korban lainnya yang berhasil diselamatkan 2 diantaranya harus dilarikan ke rumah sakit yaitu Risqi Deni Akbar dan Joni Riasih sedangkan 11 korban lainnya yang selamat telah kembali rombongan pelajar yang lainnya. Komandan Sar Pantai Parangtritis Ali Joko Sutanto menyatakan kejadian laka-laut itu berawal saat romobongan pelajar MTs AR Rasyid, Kuningan, Jawa Barat dengan menggunakan dua bus datang ke Pantai Parangtritis, sekira pukul 15.00 WIB. Puluhan pelajar langsung menuju ke Pantai Parangtritis untuk mandi dilaut. Sekira pukul 15.30 WIB terjadi laka laut yang menimpa sekira 20 pelajar. Petugas Sar Pantai Parangtritis sebanyak 10 orang mencoba melakukan pertolongan dan berhasil menyelamatkan 13 pelajar sedangkan 7 lainnya hilang ditelan gelombang dan masuk palung. “Kita sudah memberikan peringatan kepada siswa yang nekat mandi, namun mereka tidak mengindahkan peringatan dari kita. Maka kejadian laka-laut tidak bisa dihindari”katanya, Minggu, 14 Februari 2010 |
|
Read more...
|
|
Written by Daru Waskita - Trijaya FM Yogyakarta
|
|
Sunday, 14 February 2010 20:38 |
|
BANTUL – Trijaya FM Yogyakarta, Tim Sar Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Yogyakarta memastikan 7 siswa MTs AR Rasyid Darma, Kuningan, Jawa Barat menjadi korban laka-laut di Pantai Parangtritis, Bantul, Yogyakarta. 7 siswa kelas IX MTs AR Rasyid yang hilang dan hingga saat ini masih dilakukan pencarian diantaranya Regi Prasetyo, Aditya Achmad, Agus Aq Rojani, Dede Rian, Endi, Anggi dan Anugrah. Sedangkan 13 korban lainnya yang berhasil diselamatkan 2 diantaranya harus dilarikan ke rumah sakit yaitu Risqi Deni Akbar dan Joni Riasih sedangkan 11 korban lainnya yang selamat telah kembali rombongan pelajar yang lainnya. “Setelah kita koordinasi dengan guru yang sekaligus pendamping siswa, memastikan bahwa 7 pelajar yang hilang hingga saat ini tidak diketemukan dalam rombongan yang ada di dalam bus dan dipastikan meraka hilang Pantai Parangtritis” ujar Ali Joko Sutanto, Komandan Sar Pantai Parangtritis, Bantul, Yogyakarta, Minggu, 14/2/2010 Ali menyatakan, seluruh kekuatan Tim Sar yang ada di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul dikerahkan untuk melakukan proses pencarian disepanjang pantai Parangtritis. Hal ini karena kondisi pantai sudah gelap dan hujan masih terus berlangsung. |
|
Read more...
|
|
Written by Daru Waskita - Trijaya FM Yogyakarta
|
|
Sunday, 14 February 2010 20:37 |
|
YOGYAKARTA – Trijaya FM Yogyakarta, Buntut dari meninggalnya 13 warga Yogyakarta yang tewas akibat minuman keras oplosan jenis “lapen” yang dicampur dengan lotion anti nyamuk serta buah durian, Poltabes Yogyakarta telah menahan 5 orang penjual miras yang mematikan itu. Kelima penjual miras oplosan jenis lapen itu 3 diantaranya sudah ditetapkan menjadi tersangka, sedangkan 2 pedagang lainnya masih dalam pemeriksaan intensif petugas. Ketiga penjual miras oplosan jenis lapen yang ditetapkan menjadi tersangka adalah Gunawan Rejo, 49, Agung Budiantoro, 39, Mugiman, 54, sedangkan dua yang lainnya yaitu Sudiyono, 49 dan Sakti Darminto, 52 masih dalam pemeriksaan intensif petugas. ”Kita secara resmi sudah menetapkan 3 penjual miras oplosan sebagai tersangka dan tidak menutup kemungkinan 2 pedagang lainnya juga akan segera kita tetapkan sebagai tersangka”kata Kasat Reskrim Poltabes Yogyakarta, Komisaris Syaiful Anwar, SIK di Mapoltabes Yogyakarta, Minggu, 14 Februari 2010 |
|
Read more...
|
|
Written by Daru Waskita - Trijaya FM Yogyakarta
|
|
Friday, 12 February 2010 14:35 |
|
YOGYAKARTA - Trijaya FM Yogyakarta, Presiden Direktur PT Taman Wisata Candi Borobudur-Prambanan dan Ratu Boko, Purnomo menyatakan Presiden Amerika Serikat Obama dan rombongan yang rencananya akan berkunjung ke Candi Borobudur dalam lawatannya di Indonesia dipastikan tetap akan menerapkan aturan pelarangan menggunakan sepatu kulit, celana pendek dan juga rok mini sehingga nanti saat berkunjung ke Candi Borobudur Presiden Obama bersama keluarga dan pejabat lain juga akan mengenakan sarung dan juga sandal. “Aturan yang kita terapkan sudah kita konfirmasikan kepada pemerintah pusat maupun pihak-pihak terkait dan kesemuannya menyetujui”katanya, Jumat, 12 Februari 2010 Menurutnya penerapan penggunaan sarung jika pengunjung menggunakan celana pendek atau rokmini dan penerapan pemakaian sandal bagi yang pengunjung yang menggunakan sepatu kulit sudah diberlakukan sejak tanggal 1 Februari 2010 yang lalu. Hal ini ditujukan agar pengunjung Candi Borobudur memberikan rasa hormat dan menghargai peninggalan sejarah yang dulu digunakan sebagai tempat ibadah umat budha. |
|
Read more...
|
|
Written by Satria Nugraha - Trijaya FM Yogyakarta
|
|
Friday, 12 February 2010 14:31 |
|
YOGYAKARTA – Trijaya FM Yogyakarta, Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengaku siap memberikan sanksi kepada perusahaan BUMN penunggak pajak jika nantinya ditemukan adanya pelanggaran berat khususnya penggelapan pajak. Sanski menurut Mustafa dimungkinkan dilakukan sebagaimana peraturan yang telah ada. “Sanksi memang memungkinkan mulai dari peringatan, skorsing hingga pemberhentian pengurus,”kata Mustafa di sela-sela Rakernas PT Askes, di Hotel Sheraton Yogyakarta, Jumat (12/2/2010). Mustafa menjelaskan dari 12 perusahaan BUMN yang telah dipanggil terkait penunggakan pajak, 3 telah dinyatakan bersih. Ketiganya adalah PT Jamsostek, Garuda Indonesia serta PT Semen Tonasa. Dengan demikian saat ini hanya tinggal 9 perusahaan BUMN yang masih menunggak pajak. |
|
Read more...
|
|
|