YOGYAKARTA – Trijaya FM Yogyakarta, Ganasnya gelombang Pantai Parangritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menelan korban. 7 pelajar dari MTs AR Rasyid, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat hilang saat mereka mandi dilaut. Sedangkan 13 yang lainnya yang juga turut mandi dapat diselamatkan oleh 10 anggota Tim Sar Pantai, Parangtritis.

 7 siswa kelas IX MTs AR Rasyid yang hilang dan hingga saat ini masih dilakukan  pencarian tim sar Pantai Parangtritis diantaranya Regi Prasetyo, Aditya Achmad, Agus Aq Rojani, Dede Rian, Endi, Anggi dan Anugrah. Sedangkan 13 korban lainnya yang berhasil diselamatkan 2 diantaranya harus dilarikan ke rumah sakit yaitu Risqi Deni Akbar dan Joni Riasih sedangkan 11 korban lainnya yang selamat telah kembali rombongan pelajar yang lainnya.

 Komandan Sar Pantai Parangtritis Ali Joko Sutanto menyatakan kejadian laka-laut itu berawal saat romobongan pelajar MTs AR Rasyid, Kuningan, Jawa Barat dengan menggunakan dua bus datang ke Pantai Parangtritis, sekira pukul 15.00 WIB.

 Puluhan pelajar langsung menuju ke Pantai Parangtritis untuk mandi dilaut. Sekira pukul 15.30 WIB terjadi laka laut yang menimpa sekira 20 pelajar. Petugas Sar Pantai Parangtritis sebanyak 10 orang mencoba melakukan pertolongan dan berhasil menyelamatkan 13 pelajar sedangkan 7 lainnya hilang ditelan gelombang dan masuk palung.

 “Kita sudah memberikan peringatan kepada siswa yang nekat mandi, namun mereka tidak mengindahkan peringatan dari kita. Maka kejadian laka-laut tidak bisa dihindari”katanya, Minggu, 14 Februari 2010

  Menurut Ali, para siswa yang mandi dan hilang itu mandi tepat berada dipalung sehingga tersedot arus yang sangat kuat sehingga tubuh korban langsung hilang ditelan ganasnya gelombang.

 “Daerah itu sudah kita pasangi larangan mandi karena terdapat palungnya, namun mereka tetap nekat mandi”tandasnya

 Lebih lanjut Ali menyatakan hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pencarian korban dengan berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti Sar yang ada di Kabupaten Kulonprogo, Gunungkidul bahkan Sar Kabupaten Purworejo.

 “Kita akan mencoba menebarkan jaring dilokasi kejadian awal kecelakaan dan melakukan penyisiran disepanjang pantai bahkan nelayan juga kita libatkan jika melaut untuk memantau keberadaan 7 korban yang hilang”pungkasnya

 Sementara itu Hanif, salah seorang guru pendamping pelajar yang melakukan wisata menyatakan dapat dipastikan siswanya yang hilang sebanyak 7 orang, sedangkan 13 pelajar yang selamat saat sudah kembali bersama dengan rombongan.

 “Malam ini juga seluruh siswa yang selamat dan rombongan akan kembali ke Kuningan. Nantinya ada 3 guru pendamping yang akan tinggal di Pantai Parangtritis untuk menunggu hasil evakuasi dari petugas”katanya

 Lebih lanjut Hanif menyatakan, rombongan siswa MTs AR Rasyid Darma yang mengikuti wisata sebanyak 120 siswa dengan tujuan obyek wisata Candi Borobudur, Musium Dirgantara dan yang terakhir adalah Pantai Parangtritis.

 “Kita berangkat dari kuningan Sabtu (13/2) malam dan tiba di Candi Borobudur Minggu (14/2) dan kembali melanjutkan tujuan wisata ke Museum Dirgantara dan yang terakhir ke Pantai Parangtritis”pungkasnya (real)